Perayaan pengrupukan dalam menyambut Hari Raya Penyepian 1944

  • Whatsapp

Bali,jwgroupnews; Dalam acara perayaan penyambutan Hari Raya Penyepian Tahun Saka 1944 ,ada yang namanya acara perayaan Pengrupukan ,di mana semua para Yohana atau muda – mudi akan mengusung Ogoh – Ogoh untuk di jalankan mengitari wilayah desa adat setempat, dalam hal sekarang karena situasi pandemi covid 19 ,ada keraguraguan dari muda mudi atau Yohana di Bali untuk melanjutkan pembuatan Ogoh – Ogoh . Untuk menjawab keraguraguan tersebut para Yohana atau muda – mudi Bali dalam suatu wadah Pasikian Yoana Desa Adat seluruh Bali mendatangi Bapak Gubernur Bali Bapak Wayan Koster untuk audensi masalah perayaan Hari Raya Penyepian membicarakan supaya di perbolehkan para Yoana atau muda – mudi mengarak ogoh – ogoh di wilayah adat masing masing.

Dari hasil tersebut, Bapak Gubernur Bali Bapak Wayan Koster berkordinasi dengan Bendesa Agung Majelis Adat Propinsi Bali dan Penyarikan Agung Majelis Bendesa Adat Propinsi Bali, mengeluarkan suatu kebijakan yang menyetujui keinginan yang di sampaikan Para Yoana atau muda – mudi untuk menjalankan Ogoh – Ogoh di daerah wilayah atau wawidangan Banjar atau dusun setempat tanpa melewati wilayah Desa yang lain.

Dengan keluarnya kebijakan tersebut , Bapak Gubernur Bali Bapak Wayan Koster, Mengharapkan semua para Yoana di seluruh Bali melanjutkan pembuatan Ogoh – Ogoh sampai selesai, untuk bisa tampil sebaik mungkin dalam mengapresiasikan suatu karya seni yang di hasilkan dari seniman yang ada di Propinsi Bali.
Hasil karya seni yang berupa Ogoh – Ogoh akan di nilai atau di lombakan di seluruh Bali ,untuk di tingkat kecamatan akan mencari karya seni Ogoh – Ogoh terbaik per tama ( 1 ) ,kedua ( 2 ) dan ketiga ( 3 ) akan mendapat hadiah 5 juta ,dari hasil karya seni terbaik 1 ,2, 3 tersebut akan di lombakan di tingkat Kabupaten ,bagi karya seni terbaik per Tama ( 1 ) akan mendapat hadiah berupa uang sejumlah Rp. 50.000.000,- sedangkan untuk juara seni terbaik ke dua ( 2 ) mendapat hadiah Rp.35.000.000,- yang untuk seni terbaik ke tiga ( 3 ) mendapat hadiah Rp 25.000.000,- .
Berlaku untuk di semua Kabupaten di seluruh Bali.

Dalam hal perayaan Pengrupukan tersebut di wajibkan memakai masker dan dengan protokol kesehatan yang ketat ,juga hanya di perbolehkan 25 orang serta sudah di paksain minimal 2 x, untuk yang terlibat dalam Ogoh – OGOH tersebut.

(Red.jwbali_001)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.