AMMAD Turunkan 1000 Masa Rencana Gelar Aksi Demo Di Dishub Sumsel Muatan ODOL Jangan Melintas Dijalan Umum

  • Whatsapp

LAHAT – JURNALWICAKSANA,COM – Ratusan Emak Emak tergabung Aliansi Masyarakat Merapi Area Bersatu ( AMMAB) hari ini menggelar rapat persiapan aksi demo di Kantor Dishub Sumsel Selasa (22/3/2022)

Rapat ini dihadiri Camat Merapi Barat diwakilkan Sekcam,tokoh masyarakat Hasanal, Kades Tanjung Baru, kades Karang Endah, Firmansyah, Kades Muara Maung,Armannudin, Kades, Prabumenang, Kades Banjarsari Aldiansyah, Kades Gunung Kembang, Edi Suparno, Kades Payo Erni, kades Gunung Agung,

Rozi mengaku saya dhubungi oleh salah satu Anggota DPRD Provinsi Sumsel, akan reses di Merapi namun dibatalkan terang ” Ojik

Lebih lanjut Ojik Ketua AMMAD sempat dihubungi dari Polda Sumsel,dan Pihak Dishub agar tidak melakukan aksi demo, masih suasana covid 19, saya juga sempat dishub menelpon saya, dan diminta juga agar Kades turut hadir dalam pertemuan nanti di Palembang, angkutan batubara sudah melebihi muatan ODOL ( Over Dimensi Dan Over Load),dan diminta di tertibkan lagi, perapian penerpalan dirapikan lagi,

Rozi juga meminta pihak Dishub Sumsel agar ijin Holling Angkutan batubara yang beroperasi di Merapi Area segera dicabut.

Sejumlah perwakilan emak emak di setiap desa dari Desa Muara Temiang – kelurahan Lebuay Bandung, hadir dalam rapat pertemuan untuk aksi demo di Dishub palembang, mereka yang terkena dampak debu batubara khusunya pemukiman yang di pinggir jalan,

Rozi Ardiansyah selaku ketua Aliansi Masyarakat Merapi Area Bersatu (AMMAB) dalam sambutan Kito harus berjuang dulu, menegaskan bahwa semenjak adanya angkutan batubara, dampak debu batubara disepanjang jalan, yang dirasakan oleh masyarakat dipemukiman pinggir jalan, dan saya juga telah membekukan PAHALA untuk sementara, kemarin pertemuan dikantor camat Merapi barat menurut Rozi karena tidak ada komitmen dari pihak perusahaan tambang terang ” Ojik kepada wartawan Selasa(22/3/2022)

Masih kata ” Ojik Ketua AMMAD, surat pemberitahuan sudah ditembuskan ke Polda Sumsel Rencana aksi demo AMMAB di Kantor Dishub Palembang pada Kamis (24/3/2020) dengan jumlah masa 1000 orang akan kepung kantor Dishub Sumsel “imbuhnya

Terpisah kordinator Aksi Misrah Hayati dia menegaskan kami minta angkutan batubara jangan melintas lagi dijalan umum sudah banyak memakan korban jiwa, apalagi sekarang angkutan batubara sudah mencapai ribuan yang melintas mulai dari muara Temiang hingga ke Lebuay Bandung, sehingga membahayakan pengguna jalan, belum lama ini kami berduka atas meninggal nya warga Desa Gunung Kembang, diduga dihantam truk batubara dengan muatan 32 tonase, belum lagi didominasi truk peti kemas yang melakukan ngepok di sejumlah tempat kata ” Mis kepada wartawan

Ditambahkan aksi ini kami bawa emak emak ada1000 masa yang tergabung AMMAB, ” ungkapnya

Sementara Kades Payo Murni meminta kepada pihak perusahaan agar memperhatikan lingkungan dampak debu batubara, dan saya juga menghimbau kalau bisa masyarakat dilibatkan untuk penyapuan di jalan, biar sehat tidak ada lagi debu batubara berceceran dijalan, terpal dirapikan lagi biar Merapi menjadi sehat kata ” Murni Kades Payo

Pewarta : Bambang.MD

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.