BUPATI SUMEDANG MENGANGKAT DAN MENUGASKAN 330 KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KABUPATEN SUMEDANG

  • Whatsapp

Sumedang,jwgroupnews :
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir selaku Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Kabupaten Sumedang memberikan arahan kepada guru yang telah diangkat dan ditugaskan menjadi kepala sekolah Dasar Negeri Tahun 2022 ini di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.Acara di gelar secara Daring dan Luring di Gedung Negara, Selasa.(22/2/22).

Dalam acara pengangkatan tersebut Bupati Sumedang menegaskan kepada kepala Dinas pendidikan kabupaten Sumedang,agar wanti-wanti jangan sampai ada jual beli jabatan.

“Jual beli jabatan akan merusak dan mencederai kita selaku aparatur dan mencederai dunia pendidikan itu sendiri, kalau dimulai dengan itu yang bersangkutan tidak akan berpikir dan bekerja dengan sungguh-sungguh,”kata Bupati

“Makanya pa kadisdik tadi menyampaikan di forum ini komitmennya tidak ada jual beli jabatan dan setoran apapun,kalau masih ada hal seperti itu,Saya tidak akan mentolerir,”katanya

“Saya harap jalankan dengan sungguh-sungguh tugasnya dan laksanakan dengan sebaik-baiknya amanah tersebut,Saya yakin para kepala sekolah yang terpilih ini mempunyai kompetisi,kredibelitas,inovatif dan bertanggung jawab,”katanya

Ada strategi komplementer tujuh metode pembelajaran,ada TLC atau Teritory Learning Community dan ada juga pembelajaran holistic introgative,ini luar biasa,”ungkap bupati menjelaskan

Menurut Bupati dengan inovasi tersebut kabupaten Sumedang selangkah lebih maju dari daerah lainnya dijawa barat bahkan di tingkat nasional.

“Inilah hikmahnya covid-19 ada lompatan berpikir dengan menyusuri strategi untuk belajar lebih baik lagi bagi anak-anak sekolah,”imbuhnya

Dikatakan bupati,para kepala sekolah yang diangkat merupakan hasil seleksi dengan berbagai prosedur juga proses yang ketat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan H Agus Wahidin dalam laporannya mengatakan, jumlah Kepala Sekolah Dasar yang diangkat dan ditugaskan saat ini sebanyak 330 orang.

“Sebanyak 155 guru promosi menjadi Kepala Sekolah dan 175 Kepala Sekolah Dasar yang rotasi. Proses pengangkatan Kepala Sekolah kami mulai dengan seleksi calon Kepala Sekolah secara administratif oleh Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Tahapan selanjutnya adanya tes Subtansi oleh LP2KS Solo kemudian proses pendidikan dan pelatihan calon Kepala Sekolah oleh LPMP Provinsi Jawa Barat.

“Semua itu kami lakukan sejak April sampai Agustus 2021. Semula akan direncanakan pada Bulan April 2022. Pengangkatan dilakukan dengan memperhitungkan lokasi penugasan dengan domisili para calon Kepala Sekolah sehingga diasumsikan akan terjadi penugasan secara efektif dan efisien,”katanya

Namun demikian, terdapat kebijakan Kementrian Kebudayaan dan Ristek Republik Indonesia tentang program Sekolah Penggerak yang salah satu syaratnya para pendaftar harus berstatus Kepala Sekolah definitif paling lambat satu minggu sebelum program Sekolah Penggerak Angkatan ke-3 ditutup sehingga berdasarkan hitungan jadinya dilakasnakan pada Selasa (22/2/2022).

“Berdasarkan keputusan Rapat Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah Kabupaten Sumedang yang dipimpin langsung oleh Bapak Bupati Sumedang pada tanggal 20 Februari 2022, diputuskan dilakukan hari ini dengan mengecualikan para calon Kepala Sekolah Dasar dari Kecamatan Cimanggung sebanyak 15 orang yang direncanakan akan diangkat dan ditugaskan pada April atau Mei 2022.Hal tersebut sudah kami komunikasikan dan mendapat respons positif dari 15 calon Kepala Sekolah dimaksud,”jelasnya.

Terakhir ia mengajak seluruh Kepala Sekolah yang diangkat agar bersama-sama meningkatkan kinerja, menciptakan iklim organisasi yang ilmiah,edukatif dan kompetitif.

“Saya mengajak untuk bertekad dan melaksanakan budaya organisasi bersih dan berwibawa. Terbebas dari jual beli jabatan,jual beli posisi.Dengan dibawah arahan P Bupati yang ingin melaksanakan dan mengimplementasikan budaya organisasi bebas dari KKN,”pungkasnya. (Hani mey)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.