AKSI UNJUK RASA MAHASISWA GERBANG PINTU GEDUNG DPRD SUMEDANG DITUTUP

  • Whatsapp

AKSI UNJUK RASA MAHASISWA GERBANG PINTU GEDUNG DPRD SUMEDANG DITUTUP

Sumenep,media online
Ratusan Mahasiswa Kabupaten Sumedang yang berasal dari berbagai kampus upi,unsap,Unwim dan universitas koperasi Indonesia(ikopin) gelar demo unjuk rasa terkait dalam orasinya dengan tegas menolak kenaikan harga BBM,kenaikan tarif pajak/ PPN,kenaikan harga minyak goreng dan penolakannya atas wacana Presiden menjabat 3 periode.

Aksi unjuk rasa dikawal langsung oleh jajaran kepolisian dan kodim 0610 sebanyak 275 personil.
“para mahasiswa yang melaksanakan longmach dari gedung Islamic center ke Gedung DPRD sumedang,kami kawal dari sisi kiri dan kanan barisan untuk menjamin tidak ada hal yang tidak diinginkan,” jelas Kapolres Sumedang,AKBP Eko Prasetyo saat di jumpai di lokasi unjuk rasa.

“Untuk mengawal dan menjaga para aksi unjuk rasa kami siagakan sekitar 275 orang personil gabungan dari polres dan kodim 0610 Sumedang,demi terciptanya rasa aman bagi para peserta aksi juga masyarakat sekitar lokasi aksi unjuk rasa,”tambahnya

Saat para mahasiswa menyampikan orasinya kepada pemerintah didepan Gedung DPRD.
Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Irwansyah Putra menghampiri kerumunan mahasiswa dan mendengarkan langsung segala tuntutan aksinya tersebut,Rabu (13/04/22)

Setelah mendengar paparan dari mahasiswa terkait tuntutannya yakni menolak kenaikan harga BBM,harga minyak goreng,kenaikan tarif PPN dan penolakam jabatan presiden 3 periode,

Ketua Dewan Sumedang, Irwansyah Putra
Didampingi Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo dan Dandim 0610/Sumedang,Ketkol Inf. Zaenal Mustopa menyatakan sepakat dengan empat tuntutan yang disampaikan aksi mahasiswa kepada DPRD Sumedang.

“Tapi mahasiswa harus ingat kebijakan bukan ada pada lembaga kami,kami bermitra dengan eksekutif dan masukan-masukan telah kami berikan,lalu kenapa belum nampak,mungkin belum seluruhnya atau karena adanya keterbatasan stok (minyak goreng),” katanya.

Irwansyah sempat menyanggah terkait massa aksi yang tidak diizinkan masuk ke gedung DPRD.
Pasalnya,selain gedung DPRD sedang dalam perbaikan dan kondusifitas dalam konteks keamanan aksi unjuk rasa juga berada di luar kewenangannya,

Ketua Dewan menanggapi dan berjanji akan berupaya memenuhi stok minyak goreng di kabupaten Sumedang terutama di bulan ramadhan ini.

“Kita akan melakukan operasi pasar dan memberikan jaminan kebutuhan-kebutuhan bagi masyarakat,”ujarnya

Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Mahasiswa di depan Gedung Negara,berjalan cukup kondusif.Aksi itupun diakhiri dengan audensi bersama ketua DPRD Sumedang.(Hani Mey-red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.