Herman Deru Berjanji Akan Turun Ke Lahat Usai Terima Emak Emak Menggelar Aksi Demo

  • Whatsapp

Herman Deru Berjanji Akan Turun Ke Lahat Usai Terima Emak Emak Menggelar Aksi Demo

Pewarta : Bambang.MD

SUMSEL – JURNALWICAKSANA,COM – Puluhan Emak Emak Yang Mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Merapi Area Bersatu ( AMMAB) Kabuputen Lahat, menggelar aksi Demo di halaman Kantor Gubernur Sumsel pada Senin (18/4/2022)

Emak emak meminta agar ijin toleransi angkutan batubara segera dicabut yang dikeluarkan Oleh Dishub Provinsi Sumsel pada tahun 2018, kata ” Misra Heryati selaku kordinator Aksi didampingi Saryono Anwar,S.sos, dari Gerakan Rakyat Peduli Keadilan (GRPK)

Disisi lain pendemo meminta agar angkutan batubara mengurangi tonase yang selama ini melebihi ODOL ( Over Dimensi Over Load) angkutannya sekitar 40 ton, seharusnya hanya 10 ton,

Emak emak juga meminta agar Gubernur Sumsel Herman Deru memperhatikan dampak lingkungan yaitu debu batubara yang menghawatirkan kesehatan bagi masyarakat disekitar tambang batubara ” imbuh Misra seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).Kini sudah dirasakan oleh warga Merapi menghirup debu batubara, belum lagi sudah banyak makan korban, akibat ribuan angkutan batubara jenis Truk Tronton maupun petikemas setiap pukul 18 :00 wib melintas dijalan umum sehingga membuat kemacetan setiap hari,kata” Emak Emak yang menggelar aksi demo yang dikawal dari Poltabes Palembang dibantu sat pol PP bersiaga di depan kantor Gubernur,

Senada juga disampaikan Saryono Anwar dalam menyampaikan orasinya ” pak gubernur Herman Deru agar ijin toleransi angkutan batubara minta dicabut sudah lebih satu tahun, sesuai ijin nya yang diterbitkan pada tahun 2018, oleh Dishub Provisi Sumsel dihadapan Kadishub Sumsel, Asisten 1, Kadis DLH saat menyambut pendemo yang sedang berorasi dihadapan mereka,

Sekitar pukul 11 :00 wib Gubernur Sumsel Herman Deru menemui Emak Emak langsung berdialog dan Herman Deru berjanji akan langsung turun kelahat bersama Kadishub, DLH untuk mengecek apa yang disampaikan pendemo, tentang dampak debu batubara, serta muatan melebihi tonase, ” langsung disambut Emak Emak hidup ” pak Herman Deru, sekitar pukul 11,30 wib emak emak membubarkan diri,

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.